• May 26, 2022

Turning Red, Kisah Dewasa dan Panda Raksasa

Belum lama ini Pixar merilis film terbaru mereka yang rilis di Disney+, yakni Turning Red. Ini adalah film yang menggambarkan tentang seorang anak yang sudah mulai beranjak dewasa dan ia sedang dalam tahap menerimanya.

Kisah awal menceritakan Mei yang merupakan anak dari pemilik klenteng panda merah. Ia menceritakan kalau dirinya adalah anak yang bebas dan bisa melakukan apapun yang ia mau. Mei merupakan penggemar dari kelompok musik bernama 4*town.

Awalnya ia memang terlihat sangat bebas, tapi saat ia sampai rumah ia harus membantu ibunya untuk menjaga klenteng. Ibunya benar-benar protektif dan Mei juga anak yang tidak ingin mengecewakan ibunya.

Hingga suatu ketika, Mei mengalami masa pubernya, di mana ia mulai merasakan hal yang dirasakan oleh anak-anak remaja. Melihat ibunya tidak menyukai hal tersebut, iapun mencoba menutupi dan menunjukkan ke ibunya kalau ia masih seperti biasanya.

Saat pagi hari setelah kejadian kurang mengenakkan itu, Mei melihat dirinya berubah menjadi seekor panda merah. Panik bukan kepalang, ia berteriak dan membuat ibunya mengira ia mengalami menstruasi. Mei sadar kalau ia akan kembali ke wujud semula jika ia tenang.

Ketika ia datang ke sekolah, ia tidak tenang dan khawatir kalau wujudnya akan dilihat oleh teman-temannya. Saat di kelas, ia melihat sang ibu datang ke sekolah untuk membawakannya pembalut. Malu, Mei pun langsung berubah menjadi panda merah dan kabur dari kelas.

Ia berlari ke jalanan dan ibunya melihat perubahan Mei menjadi panda merah. Ia pun langsung menguhubungi suaminya dan memberi kabar mengenai Mei yang berubah menjadi panda merah.

Saat di rumah, ibu Mei menceritakan mengenai keluarga mereka yang memang ditakdirkan untuk menjadi panda merah saat sudah beranjak dewasa. Awalnya Mei marah karena ibunya tidak memberi tahunya, namun saat diberi tahu kalau mereka bisa mengunci panda merah, maka Mei menantikannya.

Awalnya semua semakin membaik saat teman-teman Mei menerima kehadiran panda di dalam diri Mei. Ia bahkan bisa memanfaatkan wujud panda merah menggemaskan tersebut untuk mencari uang agar bisa menonton konser 4*town.

Sayangnya, konser yang mereka nantikan itu ternyata waktu pertunjukkannya di saat Mei akan melakukan penguncian panda merah. Tentunya ini membuat Mei cukup panik dan dari sana segalanya mulai semakin kacau.

Teman-teman Mei mencoba untuk meyakini Mei kalau mereka tidak akan menyaksikan konser tersebut tanpa Mei, tapi Mei terlampau kesal dengan keadaan yang membuatnya menjadi seperti itu.

Ia pun menolak untuk melakukan penguncian panda merah dan berlari menuju konser. Saat sedang asyik menonton sang idola, ternyata ada hal tidak Mei sangka. Sang ibu berubah menjadi seekor panda merah raksasa dan menghancurkan tempat konser 4*town.

Dengan bantuan Mei, nenek, para bibi, teman-teman Mei, dan anggota 4*town, mereka saling membantu untuk mengembalikan ibu Mei menjadi semula. Mei pun akhirnya tetap memiliki panda merahnya dan ia senang dengan semua yang digariskan untuknya.